{"id":79,"date":"2020-12-04T10:03:01","date_gmt":"2020-12-04T10:03:01","guid":{"rendered":"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/?p=79"},"modified":"2020-12-04T10:03:02","modified_gmt":"2020-12-04T10:03:02","slug":"bekal-lain-untuk-pebisnis-muslim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/index.php\/2020\/12\/04\/bekal-lain-untuk-pebisnis-muslim\/","title":{"rendered":"Bekal Lain untuk Pebisnis Muslim"},"content":{"rendered":"\n<p>Hal-hal lain yang bisa menjadi bekal adalah sebagai berikut.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pertama<\/strong>: Menjadikan bisnis bernilai pahala.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan niat yang benar perbuatan mubah semisal jual beli bisa berubah menjadi bernilai pahala. Sehingga seluruh sisi kehidupan seorang muslim bernilai ibadah dan ketaatan. An Nawawi rahimahullah mengatakan, \u201c<em>Sesungguhnya perbuatan mubah, jika dimaksudkan dengannya untuk mengharapkan wajah Allah Ta\u2019ala, maka dia akan berubah menjadi suatu ketaatan dan akan mendapatkan balasan (ganjaran)<\/em>.\u201d<a href=\"https:\/\/rumaysho.com\/1036-meraih-berkah-menjadi-pebisnis-muda.html#_ftn5\">[5]<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Niat yang benar dalam hal ini adalah menginginkan kebaikan untuk diri sendiri dan orang lain. Niat baik untuk diri sendiri berupa menjaga diri dari kengkomsumsi harta yang haram, menjaga kehormatan sehingga tidak meminta-minta, menguatkan diri sehingga bisa melakukan ketaatan kepada Allah, menjaga jalinan silaturahmi, berbuat baik dengan kerabat dan niat-niat baik yang lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Niat baik untuk orang lain berupa ikut berperan serta memenuhi hajat hidup orang banyak yang merupakan suatu hal yang bernilai fardhu kifayah, membuka lapangan kerja untuk orang lain, berperan serta untuk membebaskan umat dari sikap bergantung kepada orang lain dan lain-lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Niat adalah perdagangan orang-orang yang berilmu. Artinya nilai sebuah amal bisa berlipat ganda disebabkan pelakunya menyatukan beberapa niat baik dalam waktu yang bersamaan. Sungguh itu adalah suatu yang mudah bagi orang yang Allah mudahkan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Kedua<\/strong>: Milikilah akhlak yang luhur<\/p>\n\n\n\n<p>Di antara akhlak luhur yang sangat diperlukan dalam dunia bisnis adalah jujur, amanah, qana\u2019ah, memenuhi janji, menagih hutang dengan bijak, memberi tempo untuk orang yang kesulitan melunasi hutangnya, memaafkan kesalahan orang lain, menunaikan kewajiban, tidak menipu dan tidak menunda-nunda pelunasan hutang.<\/p>\n\n\n\n<p>Akhlak luhur adalah tiang penegak urusan agama dan dunia. Nabi&nbsp;<em>shallallahu \u2018alaihi wa sallam<\/em>&nbsp;diutus dengan misi menyempurnakan akhlak mulia. Orang yang paling baik akhlaknya adalah orang yang paling Nabi shallallahu \u2018<em>alaihi wa sallam<\/em>&nbsp;cintai dan tempat duduknya paling dekat dengan beliau. Nabi&nbsp;<em>shallallahu \u2018alaihi wa sallam&nbsp;<\/em>bersabda,<\/p>\n\n\n\n<p>\u0625\u0650\u0646\u064e\u0651 \u0645\u0650\u0646\u0652 \u0623\u064e\u062d\u064e\u0628\u0650\u0651\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0625\u0650\u0644\u064e\u0649\u064e\u0651 \u0648\u064e\u0623\u064e\u0642\u0652\u0631\u064e\u0628\u0650\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0645\u0650\u0646\u0650\u0651\u0649 \u0645\u064e\u062c\u0652\u0644\u0650\u0633\u064b\u0627 \u064a\u064e\u0648\u0652\u0645\u064e \u0627\u0644\u0652\u0642\u0650\u064a\u064e\u0627\u0645\u064e\u0629\u0650 \u0623\u064e\u062d\u064e\u0627\u0633\u0650\u0646\u064e\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0623\u064e\u062e\u0652\u0644\u0627\u064e\u0642\u064b\u0627<\/p>\n\n\n\n<p>\u201c<em>Sesungguhnya di antara orang yang paling aku cintai dan yang tempat duduknya lebih dekat kepadaku pada hari kiamat ialah orang yang bagus akhlaqnya.<\/em>\u201d (HR. Tirmidzi no. 2018,&nbsp;<strong><em>shahih<\/em><\/strong>)<\/p>\n\n\n\n<p>Ringkasnya akhlak yang luhur itu memborong semua kebaikan baik dunia maupun akhirat. Akhlak luhur yang dimiliki oleh para pedagang memiliki pengaruh yang besar untuk menyebarkan Islam di berbagai daerah di Asia dan Afrika.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Ketiga<\/strong>: Tunaikanlah kewajiban harta.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari Abdullah bin Umar, Rasulullah&nbsp;<em>shallallahu \u2018alaihi wa sallam<\/em>&nbsp;bersabda,<\/p>\n\n\n\n<p>\u0623\u064e\u0639\u0652\u0637\u064f\u0648\u0627 \u0627\u0644\u0623\u064e\u062c\u0650\u064a\u0631\u064e \u0623\u064e\u062c\u0652\u0631\u064e\u0647\u064f \u0642\u064e\u0628\u0652\u0644\u064e \u0623\u064e\u0646\u0652 \u064a\u064e\u062c\u0650\u0641\u064e\u0651 \u0639\u064e\u0631\u064e\u0642\u064f\u0647\u064f<\/p>\n\n\n\n<p>\u201c<em>Berikan kepada seorang pekerja upahnya sebelum keringatnya kering<\/em>.\u201d (HR. Ibnu Majah, shahih).<\/p>\n\n\n\n<p>Kewajiban yang paling penting adalah kewajiban terhadap Allah dalam harta para orang kaya. Itulah zakat, setelah itu adalah sedekah dan berbagai sumbangan sosial.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Keempat<\/strong>: Tidak memakan harta orang lain dengan cara yang tidak benar<\/p>\n\n\n\n<p>Allah&nbsp;<em>Ta\u2019ala<\/em>&nbsp;berfirman,<\/p>\n\n\n\n<p>\u064a\u064e\u0627 \u0623\u064e\u064a\u064f\u0651\u0647\u064e\u0627 \u0627\u0644\u064e\u0651\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e \u0622\u064e\u0645\u064e\u0646\u064f\u0648\u0627 \u0644\u064e\u0627 \u062a\u064e\u0623\u0652\u0643\u064f\u0644\u064f\u0648\u0627 \u0623\u064e\u0645\u0652\u0648\u064e\u0627\u0644\u064e\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0628\u064e\u064a\u0652\u0646\u064e\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0628\u0650\u0627\u0644\u0652\u0628\u064e\u0627\u0637\u0650\u0644\u0650 \u0625\u0650\u0644\u064e\u0651\u0627 \u0623\u064e\u0646\u0652 \u062a\u064e\u0643\u064f\u0648\u0646\u064e \u062a\u0650\u062c\u064e\u0627\u0631\u064e\u0629\u064b \u0639\u064e\u0646\u0652 \u062a\u064e\u0631\u064e\u0627\u0636\u064d<\/p>\n\n\n\n<p>\u201c<em>Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang Berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu<\/em>.\u201d (QS An Nisa\u2019: 29)<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam ayat ini, Allah melarang hamba-hamba-Nya yaitu orang-orang yang beriman untuk memakan harta orang lain dengan cara yang tidak benar yaitu berbagai cara mendapatkan harta yang terlarang semisal riba, judi, suap dan berbagai perbuatan yang menimbulkan permusuhan dan memakan harta orang lain dengan cara yang tidak benar.<\/p>\n\n\n\n<p>Semoga Allah selalu mendatangkan keberkahan bagi usaha dan setiap langkah kita untuk menggapai ridho-Nya.<\/p>\n\n\n\n<p>Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hal-hal lain yang bisa menjadi bekal adalah sebagai berikut. Pertama: Menjadikan bisnis bernilai pahala. Dengan niat yang benar perbuatan mubah semisal jual beli bisa berubah menjadi bernilai pahala. Sehingga seluruh sisi kehidupan seorang muslim bernilai ibadah dan ketaatan. An Nawawi rahimahullah mengatakan, \u201cSesungguhnya perbuatan mubah, jika dimaksudkan dengannya untuk mengharapkan wajah Allah Ta\u2019ala, maka dia<\/p>\n<a href=\"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/index.php\/2020\/12\/04\/bekal-lain-untuk-pebisnis-muslim\/\" class=\"btn frontech-btn\"><span><\/span>Read More<\/a>","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[1],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v15.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bekal Lain untuk Pebisnis Muslim - Amal Usaha Al Muslimun<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/index.php\/2020\/12\/04\/bekal-lain-untuk-pebisnis-muslim\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bekal Lain untuk Pebisnis Muslim - Amal Usaha Al Muslimun\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Hal-hal lain yang bisa menjadi bekal adalah sebagai berikut. Pertama: Menjadikan bisnis bernilai pahala. Dengan niat yang benar perbuatan mubah semisal jual beli bisa berubah menjadi bernilai pahala. Sehingga seluruh sisi kehidupan seorang muslim bernilai ibadah dan ketaatan. An Nawawi rahimahullah mengatakan, \u201cSesungguhnya perbuatan mubah, jika dimaksudkan dengannya untuk mengharapkan wajah Allah Ta\u2019ala, maka dia\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/index.php\/2020\/12\/04\/bekal-lain-untuk-pebisnis-muslim\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Amal Usaha Al Muslimun\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-12-04T10:03:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-12-04T10:03:02+00:00\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\">\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\">\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/#organization\",\"name\":\"Amal Usaha Al Muslimun\",\"url\":\"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/#logo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Logo-Masjid-Al-Muslimun-2.png\",\"width\":434,\"height\":432,\"caption\":\"Amal Usaha Al Muslimun\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/#website\",\"url\":\"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/\",\"name\":\"Amal Usaha Al Muslimun\",\"description\":\"Al Muslimun Bussiness site\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/index.php\/2020\/12\/04\/bekal-lain-untuk-pebisnis-muslim\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/index.php\/2020\/12\/04\/bekal-lain-untuk-pebisnis-muslim\/\",\"name\":\"Bekal Lain untuk Pebisnis Muslim - Amal Usaha Al Muslimun\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/#website\"},\"datePublished\":\"2020-12-04T10:03:01+00:00\",\"dateModified\":\"2020-12-04T10:03:02+00:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/index.php\/2020\/12\/04\/bekal-lain-untuk-pebisnis-muslim\/\"]}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/index.php\/2020\/12\/04\/bekal-lain-untuk-pebisnis-muslim\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/index.php\/2020\/12\/04\/bekal-lain-untuk-pebisnis-muslim\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/#\/schema\/person\/fe46a2fd9606ace530b83e50130fb34f\"},\"headline\":\"Bekal Lain untuk Pebisnis Muslim\",\"datePublished\":\"2020-12-04T10:03:01+00:00\",\"dateModified\":\"2020-12-04T10:03:02+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/index.php\/2020\/12\/04\/bekal-lain-untuk-pebisnis-muslim\/#webpage\"},\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/#organization\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/index.php\/2020\/12\/04\/bekal-lain-untuk-pebisnis-muslim\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/#\/schema\/person\/fe46a2fd9606ace530b83e50130fb34f\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/467286eae27c0cfcba903d8cbc75fe6f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/masjidalmuslimun.org\/amalusaha\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79"}],"collection":[{"href":"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=79"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":80,"href":"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79\/revisions\/80"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=79"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=79"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/amalusaha.masjidalmuslimun.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=79"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}